• Thu. May 26th, 2022

Pojok Berita

Memberi Inspirasi Untuk Negeri

Mengenal Peer To Peer Lending (P2P): Cara Kerja, Kelebihan Dan Kekurangannya

ByPratiwi

Dec 15, 2021

Pengertian apa itu Peer to Peer Lending? Inilah penjelasan lengkapnya. Peer to Peer Lending (P2P Lending) atau pinjaman peer-to-peer adalah alternatif populer untuk mengambil pinjaman selain dari bank.

Kebanyakan peer-to-peer lending adalah pinjaman pribadi, yang dapat digunakan peminjam untuk berbagai tujuan mulai dari konsolidasi hutang hingga perbaikan rumah, atau pinjaman usaha kecil.

Pengertian mengenai apakah Peer-to-Peer Lending (P2P Lending) itu?

Peer to Peer Lending adalah bentuk pinjaman uang langsung kepada individu atau bisnis tanpa lembaga keuangan resmi yang berpartisipasi sebagai perantara dalam kesepakatan. P2P lending umumnya dilakukan melalui platform online yang mencocokkan pemberi pinjaman (kreditur) dengan calon peminjam (debitur).

P2P lending investasi menawarkan pinjaman dengan jaminan dan tanpa jaminan atau kredit tanpa agunan (KTA).

Sebagian besar pinjaman dalam P2P lending adalah pinjaman pribadi tanpa jaminan. Pinjaman yang dijaminkan jarang terjadi di industri ini. Karena beberapa karakteristik unik, pinjaman peer-to-peer dianggap sebagai sumber pembiayaan alternatif.

Cara kerja peer-to-peer lending berbeda dengan cara mendapatkan pinjaman dari bank.

Saat Anda mendapat pinjaman dari bank, bank akan menggunakan sebagian asetnya, yaitu simpanan / tabungan yang dibuat oleh nasabah lain, untuk mendanai pinjaman kepada Anda.

Dengan peer to peer lending Indonesia terbaik, peminjam dicocokkan langsung dengan investor melalui platform pinjaman. Kemudian investor dapat melihat dan memilih pengajuan pinjaman mana yang ingin mereka danai. Pinjaman peer-to-peer lending paling populer adalah pinjaman pribadi atau pinjaman usaha kecil.

Peer-to-peer lending juga disebut pinjaman orang-ke-orang atau pinjaman sosial, dan perusahaan yang membuat pinjaman peer-to-peer biasanya disebut pemberi pinjaman peer-to-peer (peer-to-peer lenders) atau pemberi pinjaman pasar (marketplace lenders).

Marketplace lender menghasilkan pendapatan dengan mengenakan biaya kepada peminjam dan mengambil persentase dari bunga yang diperoleh dari pinjaman.

Paling umum, pemberi pinjaman akan membebankan biaya origination, biasanya 0,x% hingga 6% dari jumlah pinjaman, dan biaya keterlambatan pembayaran kepada peminjam.

Di sisi investasi, pemberi pinjaman akan mengambil persentase dari bunga pinjaman. Misalnya, perusahaan P2P Lending mengambil biaya 1% dari setiap jumlah pembayaran pembayaran.

Jika peminjam (debitur) melakukan pembayaran Rp 2.000.000 atas pinjaman, maka si perusahaan P2P Lending akan mengambil Rp 20.000 sebelum memberikan pembayaran kepada investor.

Bagaimana cara kerja Peer to Peer lending?

Pinjaman peer-to-peer adalah proses yang cukup mudah. Semua transaksi dilakukan melalui platform online khusus. Langkah-langkah di bawah ini menjelaskan proses umum P2P lending:

  • Peminjam potensial yang tertarik untuk mendapatkan pinjaman melengkapi informasi secara online pada platform pinjaman peer-to-peer (Aplikasi Android / iOS atau di Website mereka).
  • Platform menilai aplikasi dan menentukan risiko dan peringkat kredit pemohon. Kemudian, pelamar diberikan suku bunga yang sesuai.
  • Ketika aplikasi disetujui, pemohon menerima opsi yang tersedia dari investor berdasarkan peringkat kreditnya dan suku bunga yang ditetapkan .
  • Pemohon dapat mengevaluasi opsi yang disarankan dan memilih salah satunya.
  • Pemohon bertanggung jawab untuk membayar pembayaran bunga berkala (biasanya bulanan) dan membayar kembali jumlah pokok pada saat jatuh tempo.
  • Perusahaan yang mengelola platform online mengenakan biaya bagi peminjam dan investor untuk layanan yang disediakan.

Setelah Anda mengajukan aplikasi, pemberi pinjaman dapat memberi Anda berbagai penawaran pinjaman. Jika Anda memilih salah satu dari penawaran ini, biasanya Anda harus melakukan pemeriksaan kredit ketat, yang dapat memengaruhi skor kredit Anda.

Kebanyakan pemberi pinjaman peer to peer lending syariah Indonesia dengan cepat memberi Anda keputusan pinjaman, baik hari yang sama atau dalam beberapa hari.

Pendanaan juga cepat, dengan sebagian besar peminjam menerima dana dalam hitungan menit hingga jam saja.